Langsung ke konten utama

Kewajiban pengunjung

I. KEWAJIBAN PARA PENGUNJUNG :

1. Jam berkunjung
a. Pagi Hari : Hanya pada hari Minggu dan hari Besar   (Pukul : 10.30 - 11.30 BBWI)
b. Sore Hari : Setiap Hari ( Pukul : 16.00 - 17.00 BBWI)

2. a. Sesudah jam berkunjung, harap segera meninggalkan ruangan
 b. Apabila diperlukan, keluarga dapat menunggu diruang tunggu POSKO
 c. Apabila diperlukan ruangan untuk kepentingan penderita, keluarga diharap mengurus Surat Ijin Menunggu dari dokter/perawat yang bertugas
 d. Dilaporkan ke ruang POSKO (Instalasi Pamtib) untuk mendapatkan kartu tunggu penderita

II. LARANGAN BAGI PENGUNJUNG

1. Anak kecil di bawah umur
2. Ramai, gaduh, ribut
3. Masuk ke ruang lebih dari 2 orang
4. Membawa barang berharga
5. Berada di luar ruangan / taman / galery sesudah jam berkunjung selesai

Postingan populer dari blog ini

Struktur Organisasi RSD Madani

Profil RSD Madani Prov.Sulteng

RS Daerah Madani Provinsi Sulawesi Tengah merupakan satu-satunya Rumah Sakit Jiwa milik pemerintah di Provinsi Sulawesi Tengah, terletak di Kelurahan Mamboro kecamatan Palu Utara, kira-kira 13 km sebelah utara kota Palu. RS ini mulai dibangun pada tahun 1979 dengan dana APBN dan resmi berdiri tanggal 5 Juli 1984 dengan diberlakukannya Keputusan Menkes RI Nomor 350/Menkes /SK/VII/1984 tentang Pembentukan Rumah Sakit Jiwa Pusat Kelas B di Palu. Status awal pengelolaan Rumah Sakit Jiwa pusat Palu di bawah Dirjen pelayanan medik DEPKES-RI dengan menempati areal seluas 90.010 m2 dengan luas bangunan 9.135 m2. Di tahun 2003 Rumah Sakit Jiwa Pusat Palu berubah nama dan berkembang menjadi Rumah Sakit Jiwa Madani dengan penambahan 4 pelayanan spesialitik dasar (non Jiwa). Pada perkembangan selanjutnya, RSJ Madani Berubah menjadi Rumah Sakit Daerah Madani, melalui Perda Nomor 7 Tahun 2009. Pengembangan ini diharapkan dapat meningkatkan kerja sama RSD Madani dengan Rumah Sakit Daerah lai...

Deklarasi Pasien Safety

D irektur RSD Madani, dr.Isharwati, M.Kes secara simbolis mendeklarasikan gerakan keselamatan pasien ( patient safety ) pada upacara karyawan Senin (04/11/2013). Deklarasi yang ditandai dengan pembukaan selubung pelaksanaan pasien safety itu disaksikan oleh seluruh Pejabat di lingkungan RSD Madani, ketua komite medik, Ketua Komite Hospital safety, dokter, dan karyawan RS yang hadir pada upacara pagi hari ini. Dalam sambutan yang disampaikan sesaat sebelum pembukaan selubung pasien safety direktur RSD Madani menjelaskan tentang pentingnya pelaksanaan pasien safety bagi pasien maupun bagi seluruh petugas RSD Madani, .d iharapkan, dengan deklarasi tersebut dapat lebih meningkatkan  perhatian semua petugas rumah sakit terhadap faktor keselamatan terhadap pasien di RSD Madani serta terjadi perubahan kultur menjadikan  Budaya keamanan ( cultur safety),  Budaya tidak saling melempar tanggung  jawab (blame-free culture),  Budaya pelaporan ...